MENCARI HADIS TENTANG MENUNTUT ILMU
MENCARI
HADIS TENTANG MENUNTUT ILMU
#hadist tentang menuntut ilmu
·
Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap
Muslim” (HR.
Ibnu Majah no. 224, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu,
dishahihkan Al Albani dalam Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir no.
3913)
·
Menuntut ilmu itu wajib bagi Muslim maupun
Muslimah. Ketika sudah turun perintah Allah yang mewajibkan suatu hal, sebagai
muslim yang harus kita lakukan adalah sami’na
wa atha’na, kami dengar dan kami taat. Sesuai dengan firman
Allah Ta ‘ala:
إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Sesungguhnya ucapan orang-orang
yang beriman apabila diajak untuk kembali kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul
itu memberikan keputusan hukum di antara mereka hanyalah dengan mengatakan,
“Kami mendengar dan kami taat”. Dan hanya merekalah orang-orang yang
berbahagia.” (QS. An-Nuur [24]: 51).
·
Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh hadits
Abu Hurairah radhiyallahu
‘anhu, Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari
ilmu padanya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).
“Para ulama adalah pewaris
para nabi. Sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar ataupun dirham, tetapi
mewariskan ilmu. Maka dari itu, barang siapa mengambilnya, ia telah mengambil
bagian yang cukup.” (HR. Abu
Dawud, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah; dinyatakan shahih oleh asy-Syaikh al-Albani
dalam Shahihul
Jami’ no. 6297)
·
Allah berfirman:
وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
“Dan katakanlah,‘Wahai Rabb-ku,
tambahkanlah kepadaku ilmu“. (QS. Thaaha [20] : 114). Ini dalil tegas
diwajibkannya menuntut ilmu.
·
Dari
Mu’awiyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ
“Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh
kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari no.
71 dan Muslim No. 1037).
·
Hal
ini bisa direnungkan dalam ayat,
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ
“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara
hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama” (QS. Fathir: 28).
·
Allah Ta’ala berfirman:
…يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ..
“…Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang
yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa
derajat…” (QS.
Al-Mujadilah [58]: 11).
Comments
Post a Comment